AUTIS DAN HIPERAKTIF
Anak Hiperaktif dan Autis tidaklah sama, Perbedaan anak autis dan hiperaktif yaitu
Anak autis cenderung fokus pada dunianya sendiri sehingga tidak ada
perhatian/in-atensif ketika diajak komunikasi, sedangkan Anak
ADHD/hiperaktif cenderung tidak mau diam sehingga tidak ada
perhatian/in-atensif ketika diajak komunikasi.
Meski anak hiperaktif dan autisme adalah berbeda, tapi ada
kesamamannya. Keduanya adalah masalah gangguan kesehatan mental, dan
disinilah kesamaan berada. Karena itu, banyak anak penyandang ADHD
juga penyandang autis, dan ini bisa menjadi masalah besar bagi orang
tua. Bahkan orang tua yang paling setia di planet ini akan menemukan
situasi seperti ini menjadi fenomena yang menantang, dan banyak yang
benar-benar bingung mencari pengobatan yang tepat.
Salah satu tantangan terbesar orang tua adalah kenyataan bahwa itu bisa
sangat sulit untuk menentukan apakah seorang anak memiliki ADHD atau
apakah mereka autis karena kedua kondisi dapat menyebabkan masalah
perilaku yang sangat mirip. Hal ini terutama dalam kasus balita dan
anak remaja, tetapi untungnya, saat mereka tumbuh dewasa, akan lebih
mudah untuk membedakan antara dua kondisi ini.
Pada usia mulai masuk sekolah, anak autis akan lebih sering menampilkan tanda-tanda hiperaktif dan in-atensif (tidak memperhatikan), tapi dalam tahun pertama atau kedua, sifat-sifat ini biasanya akan mulai memudar, dan terutama jika mereka telah ditempatkan di lingkungan yang sesuai. Di sisi lain, pada usia ini juga, kesulitan mereka mengenai keterampilan sosial akan menjadi semakin terlihat.
Seorang anak ADHD di sisi lain biasanya akan mengembangkan keterampilan sosial yang normal dan mereka tidak sering rentan terhadap kecemasan, tapi mereka sangat tidak mungkin untuk menumpahkan perilaku hiperaktif mereka kecuali mereka diperlakukan. Yang cukup menarik, seorang anak hanya dapat didiagnosis mengalami ADHD adalah ketika dia telah menunjukkan tanda-tanda yang jelas in-atensif, impulsif dan hiperaktif sebelum ulang tahunnya yang ketujuh, dan untuk jangka waktu tidak kurang dari enam bulan.
Apa yang sebenarnya menyebabkan ADHD dan autisme sama sekali tidak jelas? Beberapa peneliti percaya kedua kondisi adalah keturunan, sementara yang lain percaya mereka disebabkan oleh isu-isu lingkungan. Salah satu alasannya adalah banyak di temukan salah satu satu atau kedua orang tua didiagnosis positif adhd/autis setelah anak mereka telah mengalami gangguan tersebut.
Pada usia mulai masuk sekolah, anak autis akan lebih sering menampilkan tanda-tanda hiperaktif dan in-atensif (tidak memperhatikan), tapi dalam tahun pertama atau kedua, sifat-sifat ini biasanya akan mulai memudar, dan terutama jika mereka telah ditempatkan di lingkungan yang sesuai. Di sisi lain, pada usia ini juga, kesulitan mereka mengenai keterampilan sosial akan menjadi semakin terlihat.
Seorang anak ADHD di sisi lain biasanya akan mengembangkan keterampilan sosial yang normal dan mereka tidak sering rentan terhadap kecemasan, tapi mereka sangat tidak mungkin untuk menumpahkan perilaku hiperaktif mereka kecuali mereka diperlakukan. Yang cukup menarik, seorang anak hanya dapat didiagnosis mengalami ADHD adalah ketika dia telah menunjukkan tanda-tanda yang jelas in-atensif, impulsif dan hiperaktif sebelum ulang tahunnya yang ketujuh, dan untuk jangka waktu tidak kurang dari enam bulan.
Apa yang sebenarnya menyebabkan ADHD dan autisme sama sekali tidak jelas? Beberapa peneliti percaya kedua kondisi adalah keturunan, sementara yang lain percaya mereka disebabkan oleh isu-isu lingkungan. Salah satu alasannya adalah banyak di temukan salah satu satu atau kedua orang tua didiagnosis positif adhd/autis setelah anak mereka telah mengalami gangguan tersebut.
Ada banyak metode pengobatan Autis dan hiperaktif yang kita kenal.
Untuk membuat keputusan, orang tua harus terlebih dahulu membiasakan
diri dengan fakta-fakta tentang ADHD dan autisme, dan kemudian mereka
perlu melakukan beberapa penelitian mengenai berbagai pilihan
pengobatan.
Terlepas dari diagnosis anak, orangtua perlu mencoba dan menentukan apa
yang memicu perilaku seperti hiperaktif. Misalnya, pola makan anak
dapat memiliki dampak yang besar terhadap perilaku mereka, dan ini
adalah relevansi yang lebih besar dalam kasus ADHD dan autisme. Bahkan
anak-anak normal akan menampilkan sejumlah hiperaktif jika mereka
mengkonsumsi terlalu banyak gula dan / atau minuman kaya kafein seperti
Coca-Cola. Tentu anak-anak dengan ADHD akan merespon bahkan lebih untuk
stimulan tersebut, dan karena itu, orangtua perlu memantau mereka dari
dekat, dan membatasi akses ke makanan dan minuman bermasalah. Makanan
aditif juga sangat berpengaruh dalam hal perilaku, yang tentu saja
berarti anak autis, atau anak dengan ADHD, harus diarahkan jauh dari
makanan yang mengandung pewarna buatan dan / atau penyedap buatan.
CARA PENANGANAN ANAK AUTIS
Cara penanganan anak autis ini
tidak sama dengan cara penanganan anak yang normal pada umumnya, dan
perlu diketahui bahwa Autisme atau lengkapnya Autistid Spectrum
Disosder ini disebabkan adanya gannguan dalam fungsi otak. Dan peyebab
dari autisme itu sendiri sampai sekarang juga belum pasti. Namun yang
jelas anak yangmenderita autis biasanya akan mengalami kesulitan dalam
hal berkomunikasi dengan orang lain atau dalam hal hubungan sosial
dengan sekitarnya. Mereka lebih fokus ke dirinya sendiri tanpa
memperdulikan orang lain.
Dan anak penderita autis biasanya akan sulit berkonsentrasi dan fokus
pada satu hal, ia akan dengan mudah beralih saat sedang diajak bicara,
sehingga hal ini lah yang membuat sulit dalam berinteraksi dan
komunikasi.
Penyebab Autisme atau anak autis
yaitu Saraf anak yang mengalami autisme tidak berkembang secara
semestinya dan banyak faktor serta masalah genetik yang menyebabkan
terjadinya hal tersebut. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sekitar
10-15% anak autis mengalami kelainan genetik serta kelainan metabolisme
tertentu. Sejumlah gen diperkirakan bertanggung jawab terhadap autisme
ini.
Hasil penelitian tertentu menunjukkan bahwa autisme lebih disebabkan oleh interaksi faktor neurobiologi kompleks yang melibatkan banyak gen. Perkembangan otak selama kehamilan juga dikaitkan dengan penyebab autisme. Adanya infeksi selama ibu hamil seperti halnya rubella diperkirakan juga dapat menjadi faktor terjadinya autisme pada anak.
Hasil penelitian tertentu menunjukkan bahwa autisme lebih disebabkan oleh interaksi faktor neurobiologi kompleks yang melibatkan banyak gen. Perkembangan otak selama kehamilan juga dikaitkan dengan penyebab autisme. Adanya infeksi selama ibu hamil seperti halnya rubella diperkirakan juga dapat menjadi faktor terjadinya autisme pada anak.
Anak penderita autis gejalanya sudah bisa terlihat saat dia berumur di
bawah 3 tahun. Dan berikut ini beberapa gejala yang bisa dideteksi
untuk penderita autis yaitu:
- Ia akan menhindari tatap mata dengan lawan bicara ketika di diajak bicara
- Jika akan dipeluk, anak akan menolak
- Sulit berkata-kata dan memahami komunikasi secara verbal. Perbendaharaan kata sedikit, dan kadangkala mengucapkan kata-kata yang tidak ada artinya.
- Mereka lebih asyik bermain sendiri dan tidak suka bermaindengan anak lain. Jika mereka sudah bisa bicara mereka akan cenderung bicara sendiri.
- Pada sebagian kasus, anak penderita autis akan aktif bergerak tetapi gerakannya tidak bertujuan dan berulang-ulang, misalnya berputar-putar.
- Emosi tidak stabil, menangis atau marah tanpa sebab dan jika marah bisa ngamuk dan merusak barang-barang
Cara mengetahui anak mengalami autisme
yaitu dengan Diagnosis untuk mengetahui apakah anak terjangkit autis
sudah berkembang saat ini. Para ahli saat ini sudah dapat dengan mudah
untuk mengetahui gejala autisme bahkan pada anak berusia dini. Dokter
akan melakukan tes untuk menilai perkembangan fisik dan emosi anak,
melakukan penilaian bahasa anak, memeriksa fungsi motorik, kognitif,
serta kemampuan adaptasi anak. Pemeriksaan yang lebih lanjut melibatkan
pemeriksaan darah untuk memeriksa sistem metabolisme, pemeriksaan gen
tertentu dan pemindaian dengan memakai EEG dan MRI.
Jika orangtua menemukan gejala-gejala tersebut pada anak, apa yang
sebaiknya orangtua lakukan? Hal pertama, sebaiknya Anda konsultasikan
dengan dokter agar mendapatkan kepastian. Jika memang anak benar
menderita autis bantuan yang dapat diberikan adalah memberikan terapi,
karena memberikan terapi pada penderita autis lebih baik daripada
memberikan obat-obatan, terutama jika anak masih kecil dan masih dalam
masa pertumbuhannya. Tujuan pemberian terapi ini, agar anak lebih bisa
fokus dalam satu hal dan bisa bersosialisasi dan berkomunikasi dengan
baik.
Sebagai orangtua, hal yang dapat dilakukan untuk membantu proses ini adalah dengan melakukan beberapa hal-hal berikut ini:
Sebagai orangtua, hal yang dapat dilakukan untuk membantu proses ini adalah dengan melakukan beberapa hal-hal berikut ini:
- Sesering mungkin ajak bicara anak, dan bila anak mulai berpaling ketika diajak bicara, arahkan wajah mereka dengan lembut ke arah Anda agar mereka menatap mata Anda.
- Gunakan alat bantu seperti buku cerita bergambar, anaeka mainan yang berwarna-warni, atau dengan alat peraga lain agar suasana pembicaraan lebih menyenangkan dan tidak membuat anak cepat bosan.
- Sering-sering memancing anak untuk berkata-kata dan berkomunikasi dengan memberikan pertanyaan kepada anak.
- Berikan pujian pada anak jika mereka mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan selalu tunjukkan kasih sayang kepada mereka.
- Bantu anak-anak untuk melakukan gerakan tubuh yang teratur, salah satunya dengan cara melatih seam dan Anda dapat membantu menggerakkan tubuhnya, tujuannya untuk memperbaiki gerak motorik pada anak.
- Berikanlah makanan yang bergizi dengan nutrisi yang tepat. Anak autis biasanya tidak bisa menerima makanan yang mengandung casein (protein susu) dan gluten (protein tepung). Dan berikan makanan atau suplemen yang mengandung Omega-3 untuk membantu fungsi otak.
Dan paling penting untuk mengatasi anak autis
ini adalah dengan kita memberikan kasih sayang yang berlebih, jangan
pernah menunjukkan sikap tidak suka memiliki anak autis. Ciptakan rasa
nyaman berada di dekat kamu.
Begitu banyaknya penderita penyakit Autis ini sehingga bermunculan yayasan-yayasan penyandang penderita Autis.
Nah menurut surat keterangan yang dimiliki oleh High Desert dimana merupakan hasil evaluasi Yayasan Pendidikan Lasipala Bina Wicara di Bogor yang menyatakan bahwa sebanyak sembilan puluh lima persen anak penyandang Autis yang telah mengkonsumsi produk High Desert (Honeybee Pollens & Clover HOney) menunjukan perkembangan yang sangat positif yaitu berupa Hiperaktivitas berkurang, Nafsu makan bertambah, Daya tahan tubuh meningkat, mimisan & ingusan berhenti, serta konsentrasi belajar meningkat.
Autis ini merupakan salah satu gangguan kesehatan pada anak yang boleh dibilang hampir tidak bisa disembuhkan, dengan berbagai perawatan, pengobatan maupun terapi umum lainnya.
Tidak ada salahnya bila Anda mencoba produk dari High Desert ini disamping harga yang terjangkau, mudah & praktis, serta banyak memberi kemajuan yang telah mengkonsumsi produk High Desert ini. Gak usah kuatir semua produk High Desert seluruhnya alami koq tanpa ada bahan kimiawi maupun pengawet.
Faktor usiapun mempengaruhi kecepatan kesembuhannya, dengan kata lain makin kecil usia bersangkutan akan lebih cepat terapi penyembuhannya daripada lanjut usia.
Rekomendasi:
Nah menurut surat keterangan yang dimiliki oleh High Desert dimana merupakan hasil evaluasi Yayasan Pendidikan Lasipala Bina Wicara di Bogor yang menyatakan bahwa sebanyak sembilan puluh lima persen anak penyandang Autis yang telah mengkonsumsi produk High Desert (Honeybee Pollens & Clover HOney) menunjukan perkembangan yang sangat positif yaitu berupa Hiperaktivitas berkurang, Nafsu makan bertambah, Daya tahan tubuh meningkat, mimisan & ingusan berhenti, serta konsentrasi belajar meningkat.
Autis ini merupakan salah satu gangguan kesehatan pada anak yang boleh dibilang hampir tidak bisa disembuhkan, dengan berbagai perawatan, pengobatan maupun terapi umum lainnya.
Tidak ada salahnya bila Anda mencoba produk dari High Desert ini disamping harga yang terjangkau, mudah & praktis, serta banyak memberi kemajuan yang telah mengkonsumsi produk High Desert ini. Gak usah kuatir semua produk High Desert seluruhnya alami koq tanpa ada bahan kimiawi maupun pengawet.
Faktor usiapun mempengaruhi kecepatan kesembuhannya, dengan kata lain makin kecil usia bersangkutan akan lebih cepat terapi penyembuhannya daripada lanjut usia.
Rekomendasi:
- Honey Bee Pollen >> Memperbaiki perkembangan otak.
- Royal Jelly Liquid >> Memperbaiki sel2 syaraf yang rusak.
- Clover Honey >> Memperbaiki system pencernaan.
Dosis Therapi yang disarankan :
- Honey Bee Pollen : 1x1 tab / hari (3 hari pertama) sd. 1x2tab / hari (dosis lanjutan)
- Royal Jelly Liquid : 1x1sdk takar / hari (diminum setiap hari sebelum tidur malam)
- Clover Honey : 2x1sdk makan / hari (3 hr pertama) sd. 3x1sdk makan / hari (dosis lanjutan)
Info Lengkap :
08129602874
08129602874



Tidak ada komentar:
Posting Komentar